Press "Enter" to skip to content

Akbar Sarankan Presiden Jokowi Bangun SDM Unggul agar Indonesia Maju

JAKARTA – Politisi senior Partai Golkar, Akbar Tanjung menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi lima tahun terakhir stagnan di angka 5 persen. Karena itu, ia menyarankan kepada Jokowi agar pemerintahan yang akan dipimpinya kembali, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul agar Indonesia maju.

“SDM ini menjadi faktor penentu majunya Indonesia,” kata Akbar yang juga mantan Ketua DPR RI itu saat menjadi narasuber dalam acara Sarasehan Kebangsaan dengan tema “Membangun SDM Indonesia Unggul Menuju Negara Maju” di Hotel Century Jakarta, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Akbar, Indonesia maju itu bentuk sebuah negara yang mengalami berbagai kemajuan-kemajuan, terutama dalam kehidupan masyarakat sehari-hari khususnya di bidang ekonomi.

“Sehingga, kita juga berkepentingan menaikan pertumbuhan ekonomi kita,” tambahnya lagi.

Karena itu pada periode kedua Jokowi nanti, saran mantan Ketua Umum Partai Golkar itu, SDM termasuk industri dalam negeri yang harus terus digenjot.

“Harus ada cara yang dilakukan pemerintah untuk mengupayakan pertumbuhan ekonomi menjadi 6 persen. Kita pernah punya pertumbuhan ekonomi 6 persen,” sebutnya.

Apalagi, kata Akbar, pertumbuhan ekonomi dikaitkan dengan pertumbuhan dan pemerataan, sehingga demikian masyarakat juga akan semakin sejahtera.

“Itu dalam perspektif pembangunan ekonomi. Sehingga dengan demikian, pembangunan kualitas manusia harus dilakukan agar bisa menghadapi tantangan generasi milenial ke depannya,” katanya lagi.

Akbar juga mengatakan kalau saat ini sudah memasuki satu yang disebut perindustrian dengan berbasis kepada kemajuan pertumbuhan di bidang digital, yakni ekonomi berbasis 4.0. Dimana itu semua muaranya dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita bangsa, maun cita-cita nasional.

“Indonesia yang maju, Indonesia yang bersatu, sejahtera, adil dan makmur, Indonesia yang dihormati diapresiasi oleh bangsa-bangsa di dunia, ini yang menjadi cita-cita seluruh rakyat Indonesi,” pungkasnya. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *