Press "Enter" to skip to content

Anis Matta: Indonesia Harus Buat Lompatan Baru untuk Rumuskan Arah Sejarah Baru

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta optimis, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar, asalkan potensi sumber dayanya ditingkatkan.

“Dalam metafor saya, langit kita terlalu tinggi, tetapi kita terbang terlalu rendah,” ujar Anis di acara webinar Moya Institute bertajuk “Demokrasi Indonesia Di Simpang Jalan”, Jumat (5/3/2021).

Menurutnya, bangsa Indonesia harus membuat lompatan baru untuk merumuskan satu arah sejarah baru, dengan memanfaatkan peluang global dan krisis yang terjadi akibat pandemi

Mantan Ketua DPR ini menilai, Pancasila secara implementatif, pada dasarnya adalah upaya mempertemukan agama, demokrasi dan kesejahteraan. Agama sebagai basis moralnya, demokrasi adalah sistemnya, dan kesejahteraan sebagai output-nya.

Sementara Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Komaruddin Hidayat, menambahkan, kemunculan banyak parpol baru karena demokrasi di Indonesia harus mengakomodasi pluralisme.

“Partai oligarki yang bersifat kedinastian diyakini akan mengalami keresahan lantaran kesulitan melepaskan kekuasaannya kepada orang lain,” ujarnya.

Dia lantas mencontohkan dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di mana pendatang baru nirideologi apa pun menyingkirkan kader-kader terbaik parpol tersingkirkan.

“Mereka (pendatang baru) lebih menang, maka partai itu mengambang. Walaupun ada massa mengambang (floating mass), partai itu mengambang, political mass ke masyarakat itu akarnya juga lemah, tetapi ke atas (pengurus pusat partai) juga tidak powerful, tidak melahirkan tokoh maupun kekuatan yang dominan karena terbagi-bagi kecil-kecil tadi, ke bawah enggak mengakar. Jadi, parpol kita itu mengambang,” urainya. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *