Press "Enter" to skip to content

Anis Matta: Wajar Pertemuan Partai Gelora dengan Presiden Munculkan Rumors Adanya Deal Politik

JAKARTA – Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Anis Matta megaku tidak mempungkiri adanya isu-isu atau rumors adanya deal-deal politik dibalik safari politik yang dilakukan partainya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakrta, beberapa waktu lalu. Namun, Anis menilai wajar munculnya rumor tersebut karena kedatangan jajaran DPN Partai Gelora terjadi setelah adanya rumors tentang reshuffle.

“Tapi, sebenarnya yang terjadi hanya lah sebuah perkenalan biasa dengan para pimpinanan nasional Partai Gelora Indonesia. Tapi, saya tidak bisa menyalahkan banyak orang kalau berpikir seperti itu,” kata Anis Matta saat diwawancarai oleh Hersubeno Arif melalui channel YouTube Hersubeno Point baru-baru ini.

Apa lagi, menurut eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, ditengah dua faktor. Satu ada isu reshuffle sebelumnya, yang kedua adanya isu pembelahan yang sudah terjadi sejak pilpres 2014 dan yang lebih kencang lagi 2019, sehingga siapapun yang mendekat ke Jokowi dengan mudah diktafsirkan seperti itu.

“Tapi sebenarnya, yang kami (Partai Gelora) lakukan ini langkah sederhana saja, yakni suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap partai politik baru berdiri, memperkenalkan diri kepada Bapak Presiden,” jelas Anis Matta.

Karena, menurut Anis Matta, sebagai partai politik baru harus membangun komunikasi politik kepada semua pihak, dan langkah yang pa,ling afdol itu adalah berkomunikasi dan berkenalan dulu dengan Presiden. Namun dalam pertemuan itu, justru Presiden lebih banyak berbicara tentang krisis yang tengah dialami bangsa ini, ditambah lagi adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

“Sebagaimana diakui bapak Presiden, akibat krisis ini berat badannya turun tiga kilo. Tapi beliau mengatakan bahwa dari hasil pembicaraannya dengan banyak Kepala Negara, yang ditelpon langsung oleh beliau, krisis ini jauh lebih dalam dari yang beliau duga dan juga akan berlangsung relatif lebih lama daripada yang mungkin kita prediksi. Termasuk misalnya, prediksi tentang pertumbuhan ekonomi yang terus menerus berubah makin minus,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pada Senin, 20 Juli 2020, Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Anis Matta beserta jajarannya melakukan silaturahmi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Anis Matta didampingi Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua Umum, Mahfud Siddiq sebagai Sekjen, Ahmad Royadi sebagai Bendum, Deddy Mizwar sebagai Ketua Bidang Seni Budaya, Ratih Sanggarwati sebagai Ketua Bidang Pelayanan Sosial, Mia sebagai Ketua bidang Jaringan, dan ada 2 anak muda yakni Hudaifah Ketua bidang Generasi Muda dan salah satu staf, Aubrey. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *