Press "Enter" to skip to content

Fahri Hamzah: Peristiwa Tanjungbalai Sebagai Momentum Pembenahan Internal KPK

JAKARTA – Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan peristiwa Tanjungbalai sebagai momentum melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.

Hal itu menanggapi pemberitaan mengenai Divisi Profesi dan Pengamanan Polri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap penyidik Polri pada penugasan KPK berinisial SR.

Dalam aksinya, SR diduga minta uang dengan nominal hampir Rp 1,5 miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial dengan iming-iming akan menghentikan kasusnya.

“Justru dalam situasi ini, yang harus disampaikan kepada kpk adalah supaya mereka memang harus menggunakan momentum ini untuk memperbaiki lembaga,” kata Fahri kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Fahri berpandangan, pada masa lalu, lembaga KPK ‘transparan’, sehingga pemain-pemainnya tidak nampak. Akan tetapi, sekarang sepertinya dengan adanya badan pengawas dan lain-lainnya, membuat KPK menjadi lebih transparan dan lembaga anti rasuah jadi lebih koordinatif dengan lembaga lain.

“Jadi sebaiknya, momen perbaikan internal memang harus terus dilakukan sambil berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang lain. Sebab itu lah amanat dari amandemen UU KPK yang baru,” pungkas Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia itu. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *