Press "Enter" to skip to content

Fahri Hamzah: Ulah Stafsus Presiden Andi Taufan, Cerminan Pemerintah Sekarang

JAKARTA – Ulah Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan, Andi Taufan Garuda Putra yang meminta para camat melibatkan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) perusahaannya dalam penanganan wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia, mencerminkan keadaan umum dari pemerintahan sekarang ini.

Penilaian ini disampaikan Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah dihubungi wartawan, Rabu (15/4/2020), terkait beredarnya surat Stafsus Presiden Andi Taufan berlogo Sekretariat Kabinet (Setkab) itu.

Fahri menduga apa yang dilakukan Andi Taufan itu, adalah karena para pejabat Negara secara keseluruhan dalam kadaanya, mengalami semacam kegelisahaan menghadapi situasi semacam ini. Sehingga mereka mau berinisiatif disalahkan, akhirnya mayoritas itu diam-diam atau mungkin juga main belakang.

“Nah, kita harus sebetulnya mencoba supaya para pemimpin itu keluar dari situasi kegamangan ini. Sehingga jangankan bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi masyarakat menjadi jelas bagaimana menghadapi situasi ini dan bagaimana keluar dari persoalan yang sedang kita hadapi hari-hari,” ujarnya.

Kemudian, lanjut mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu, bersikap positif bersama-sama, sehinga sinyal positif itu ditangkap secara baik oleh masyalarat untuk menghadapi tantangan hidupnya sehari-hari.

“Sekali lagi, kegamangan staf milenial itu dapat dimengerti. Sebab mereka sebenarnya belum waktunya untuk berada pada posisi setinggi itu. Sehingga pilihannya adalah diam seperti kebanyakan yang lain. Kedua, berinisiatif terbuka tetapi takut disalahkan, akhirnya diam-diam main belakang seperti Taufan itu. Saya kira mencerminkan keadaan umum dari pemerintahan sekarang ini,” tutup Fahri Hamzah. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *