Press "Enter" to skip to content

Hampir 60.000 Wanita Afghanistan Mengalami Kanker Payudara Setiap Tahun

KABUL – Sekitar 60.000 wanita Afghanistan dilaporkan menderita kanker payudara setiap tahun, sebagian besar di Ibukota Kabul, kantor berita China Xinhua melaporkan dalam surat kabar harian berbahasa Inggris, harian Outlook Afghanistan pada hari Minggu.

Menurut makalah itu, survei yang dilakukan oleh organisasi non-pemerintah dari Yayasan Kanker Afghanistan (ACF) di 10 dari 34 provinsi di negara itu menemukan bahwa Kabul memiliki jumlah pasien kanker payudara tertinggi.

“Kabul memiliki jumlah pasien kanker payudara tertinggi diikuti oleh Balkh, Panjshir, dan Kapisa,” surat kabar itu mengutip Jawad Safi, pemimpin ACF.

Mengonfirmasi pernyataan itu, sebuah sumber untuk Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan (MoPH) mengatakan kanker payudara adalah penyakit paling berbahaya bagi wanita setelah penyakit jantung, lapor surat kabar itu.

“Mencegah menyusui, merokok, dan obesitas adalah penyebab utama kanker payudara di negara ini,” kata surat kabar itu mengutip pakar medis Nasrin Oryakhil.

Secara nasional, menurut laporan media, hanya ada satu departemen onkologi dengan 65 tempat tidur, tetapi tanpa kemoterapi dan tidak ada radiasi di Rumah Sakit Kabul (Republik) di Kabul, surat kabar itu melaporkan. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *