Press "Enter" to skip to content

Menyusul Terbitnya Permendibud, BSNP Ubah Posedur Operasi Standar UN 2020

JAKARTA – Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengubah prosedur Operasional Standar Ujian Nasional (UN) 2020. Dengan demikian, peraturan BSNP Nomor 0051/P/BSNP/XI/2019 tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional 2019/2020 tidak berlaku lagi.

Demikian disampaikan Ketua BSNP Dr Abdul Mu’ti MEd dalam konferensi pernya di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Abdul Mu’ti mengatakan, perubahan ini dilakukan karena adanya perubahan nomenklatur di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Perubahan itu juga dilakukan sehubungan dengan penerbitan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 43 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dan ujian nasional.

“Ada beberapa perbedaan antara POS UN sebelumnya dengan yang baru, namun lebih banyak terjadi karena perubahan nomenklatur di Kemendikbud,” katanya menggunakan singkatan dari prosedur operasional standar ujian nasional.

Dia menjelaskan pula bahwa ujian akan dilaksanakan menggunakan komputer ataupun kertas pensil dengan ketentuan sekolah yang akan menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas pensil harus meminta persetujuan dari BSNP terlebih dahulu.

“Berdasarkan evaluasi kami, memang UNBK (ujian nasional berbasis komputer) memberikan akurasi yang lebih baik dan juga dalam pelaksanaannya lebih efesien,” katanya.

Melanjutkan penjelasannya, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa BSNP tidak lagi menerbitkan prosedur operasional standar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) karena mulai tahun ini pelaksanaan USBN diserahkan ke sekolah. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *