Press "Enter" to skip to content

Omnibus Law Perlu, Tapi Pelaksanaannya Harus Sesuai Semangat Presiden untuk Penyederhanaan Regulasi

JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengaku sangat optimis dengan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Perpajakan yang digagas oleh Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

“Saya melihat RUU Perpajakan ini kok saya lebih optimis kalau ekonomi akan tumbuh dari 5,1 persen menjadi 6 persen yang diharapkan bisa terwujud,” kata Karyono dalam Diskusi Publik bertemakan “Mendongkrak Ekonomi Indonesia Melalui Omnibus Perpajakan” yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI) di Hotel Sentral, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

Apalagi, lanjut Karyono, ketika dilihat dari semangat bagaimana pemerintah akan menarik penerimaan pajak dari perusahaan-perusahaan berbasis online itu.

“Ada semangat upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan penerimaan pajak karena banyaknya bisnis non fisik seperti Google, Netflix dan sebagainya akan dikenakan pajak,” ujarnya.

Namun begitu, ia mengingatkan agar Omnibus Law tersebut harus tetap dijalankan sesuai dengan semangat Presiden Joko Widodo, yang ingin membuat keberlanjutan infrastruktur, pembangunan SDM dan penyederhanaan regulasi, penyederhaaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

“Omnibus law perlu tapi penyusunan dan pelaksanaan harus dikembalikan pada cita-cita dan semangat awal yang disampaikan Presiden Jokowi,” tegasnya. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *