Press "Enter" to skip to content

Pasien Covid-19 Meninggal Kini Menjadi 459 Orang

JAKARTA – Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan kabar duka terkait pandemi virus corona di Indonesia. Menurut Yuri, masih ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 60 orang, sehingga total menjadi 459 orang.

“Ini berdasarkan data sejak Senin (13/4/2020) pukul 12.00 WIB., hingga hari ini, Selasa (14/4/2020) pukul 12.00 WIB. Dengan demikian, total ada 459 pasien yang meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona,” beber Yurianto kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Melanjutkan pernyataannya, Yuri sapaan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan itu mengatakan, pemerintah juga mencatat adanya penambahan kasus baru pasien Covid-19 di Indonesia, yakni sebanyak 282 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 4.839 kasus.

Menurut dia, data terbaru itu dihimpun dari seluruh rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. Penambahan kasus positif Covid-19 itu diperoleh dari hasil pemeriksaaan polymerase chain reaction (PCR).

“Maka, total pasien yang positif kini yang telah terkonfirmasi menjadi 4.838 kasus,” jelasnya lagi.

Selain itu, masih menurut Yuri, ada peningkatan sebanyak 46 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan begitu, total ada 426 pasien yang telah sembuh.

Atas tingginya pasien yang meninggal karena virus corona ini, kata Yuri sangat disesalkan oleh pemerintah.

“Kita harus sesalkan saudara-saudara kita yang meninggal. Ini membuktikan masih ada orang yang positif Corona di tengah masyarakat,” ucapnya seraya kemabli meminta masyarakat untuk mematuhui imbauan pemerintah: cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, dan menjaga jarak sosial.

Sebelumnya, pada laporan per Senin (13/4), jumlah pasien positif corona tercatat ada 4.557 orang. Dari jumlah itu, 399 orang meninggal dunia dan 380 pasien dinyatakan sembuh.

Menurutnya, sebagian besar dari yang meninggal dunia adalah kelompok usia lanjut dengan penyakit bawaan.

Sejak pertama kali kasus positif corona diumumkan pada 2 Maret lalu, virus tersebut kini sudah tersebar ke seluruh provinsi Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif terbanyak. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *