Press "Enter" to skip to content

Pemerintah Jerman Minta Iran Hentikan Serangan ke Pangkalan Militer AS

JERMAN – Pemerintah Jerman dan Inggris meminta Iran menghentikan serangan rudal ke pangkalan militer yang berada di Irak. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Steffen mengatakan Iran dan Amerika Serikat perlu saling menahan diri demi mengakhiri konflik. Sebab, akibat ekskalasi konflik kedua negara, Jerman mengatakan menarik sementara 32 tentaranya dari sebuah kamp dekan Baghdad.

Bahkan, Menteri Pertahanan Annegret Kramp-Karrenbauer menyebut tengah mempertimbangkan rencana menarik sebagian pasukannya dari Arbil.

Ia juga mengutuk tindakan Iran menyerang basis militer AS dan sekutu di Irak. “Sekarang sangat penting bagi kita untuk tidak membiarkan konflik semakin memanas. Sekarang semua tergantung pada Iran untuk menahan diri dari ekskalasi lebih lanjut,” ungkap Kramp-Karrenbauer seperti dilansir AFP.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga meminta Iran untuk menahan diri dari serangan rudal lanjutan. “Iran seharusnya tidak melanjutkan serangan sembrono dan berbahaya, sebaliknya proses ekskalasi justru lebih mendesak,” ungkap Johnson.

Sementara, Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengatakan pangkalan militer Irak bukan hanya diisi oleh pasukan Amerika Serikat, tetapi juga ada pasukan Inggris. Kendati demikian, Raab memastikan tidak ada tentara Inggris yang menjadi korban serangan rudal Iran pada Rabu (8/1/2020) dini hari. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *