Press "Enter" to skip to content

Pilkada 2020 Momentum Latihan Awal Partai Gelora

JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, hingga saat ini masih fokus untuk melengkapi persyaratan pendaftaran status badan hukum sebagai partai politik. Bahkan, organisasi politik yang didirikan 12 inisiator pada 28 Oktober 2019 ini, dalam waktu empat bulan telah membentuk kepengurusan di 34 Provinsi, 90 persen kabupaten/kota dan 60 persen pada tingkat kecamatan.

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik kepada wartawan menanggapi keterlibatan Partai Gelora Indonesia di pelaksanaan Pilkada tahun 2020, di Jakarta, Senin (24/2/2020).

“Insya Allah, kami upayakan April (tahun 2020) sudah punya status badan hukum Parpol, dan 2022 siap ikut verifikasi KPU sebagai peserta pemilu,” ucap mantan Ketua Komisi I DPR RI itu.

Kendati demikian, sambung Mahfuz, bukan berarti Partai Gelora Indonesia kemudian tidak ikut andil terhadap pelaksanaan Pilkada yang dilakukan serentak di 270 daerah tersebut. Bahkan, dia menyebutkan, jika pelaksanaan Pilkada tahun ini bisa menjadi ajang latihan awal bagi partai pimpinan Anis Matta ini.

“Pilkada ini juga kita jadikan sarana untuk latihan awal, dimana Gelora terlibat di Pilkada meski bukan sebagai peserta, melainkan menjadi elemen yang ikut mendukung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 12 daerah dimana kader ataupun pengurus Gelora ikut terlibat pada Pilkada ini.

“Setidaknya ada kurang lebih 12 daerah yang Gelora mendorong kader atau pengurusnya untuk terlibat dalam Pilkada ini. Dengan mendukung Paslon yang ada atau maju sebagai calon independen,” pungkas Mahfuz Sidik. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *