Press "Enter" to skip to content

PKK RW.11 Karet Tengsin Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Pengungsi Banjir

JAKARTA – Banjir yang melanda Jakarta hingga Kamis (2/1/2020) ini, masih menjadi perhatian pemerintah untuk terus berupaya memberikan bantuan. Namun karena keterbatasan personel serta hal-hal lain, pendistribusian makanan pun belum berjalan maksimal.

Warga RW.11 Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat sebagaimana instruksi Ketua RW.11 Washington Effendi Pangaribuan pun berinisiatif membuat dapur umum untuk membantu korban banjir yang berada di pengungsian.

Dalam membantu pengungsi korban banjir, kata Effendi kepada wartawan saat meninjau pengungsian di pelataran parkir Wisma Kyoei Prince di bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (2/1/2020), sejumlah Ibu-Ibu PKK RW.11 dengan suka rela mendirikan dapur umum.

“Kita harus saling bahu membahu membantu warga yang rumahnya terkena banjir, meski pun hanya dengan memberi mereka makan. Ini bentuk kepedualian kami,” ucapnya.

Menurut Effendi, jumlah warga yang menungsi di pelataran Wisma Kyoei Prince, sekitar 32 Kepala Keluarga (KK), yang berasal dari wilayah RW.11 dan RW.09. Rumah mereka tergenang banjir hingga setengah meter, sehingga mengharuskan mereka untuk mengungsi.

“Kami sangat prihatin apa yang tengah menimpa mereka. Dan kami berharap air segera surut, sehingga kami juga bisa membantu mereka untuk membersikan lingkungan bersama mereka,” ucapnya lagi.

Sementara Ketua PKK RW.11, Rahmawati menyampaikan kalau lokasi para pengungsi ada di dua lokasi, yakni pelataran parkir Wisma Kyoei Prince dan di Masjid Al Itishom yang berlokasi di belakang Hotel Shangri La.

“Untuk jumlah pengungsi yang ada di Masjid Al Itisom saya belum tahu berapa jumlahnya, karena kami belum meninjau ke sana,” katanya seraya berharap pengungsi tidak akan kekurangan makanan dengan adanya dapur umum.

Kata Rahma, dapur umum yang didirikan PKK RW.11 memasak sejumlah menu, mulai dari nasi goreng, sayur, dan lainnnya yang akan diberikan kepada para pengungsi korban banjir.

“InsyaAllah apa yang kami lakukan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kami di pengungsian. Hanya dengan cara ini lah kami bisa membantu mereka,” tutupnya. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *