Press "Enter" to skip to content

Polona: Pasca Pergantian Jajaran Direksi, Maskapai Garuda Tetap Beroperasi

JAKARTA – Pasca pencopotan Dirut dan penonaktifan jajaran Direksi PT Garuda Indonesia (persero) TBk., Kementerian Perhubungan memastikan operasional penerbangan maskapai ‘pelat merah’ itu tetap berjalan aman, dan tidak akan tertanggu karena sesuai dengan CASR 121.59, dan Garuda sudah menunjuk Key Personel yang menangani operasional penerbangan.

“Kami memastikan bahwa maskapai Garuda Indonesia tetap beroperasional dengan baik, pasca pergantian Direksi di tubuh organisasi PT. Garuda Indonesia,” tegas Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Polana B Pramesti kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Polana mengemukakan, sesuai ketentuan KM 25/2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara dan CASR 121.59, maka sudah tentu diwajibkan adanya accountable person yang memegang kendali penuh terhadap suatu organisasi yg berkaitan dengan fungsi operasi, teknik, keselamatan, keamanan dan pelayanan.

Menurutnya, langkah penunjukkan Pelaksana tugas (Plt) dimungkinkan ketika suatu perusahaan belum memiliki Direktur utama yang definitif untuk sementara dapat menunjuk Pelaksana tugas (Plt), dengan catatan bahwa dalam 7 hari berikutnya sudah ada pemberitahuan kepada DJPU pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas key person dan harus memenuhi seluruh persyaratan yang terkait serta dilakukan evaluasi oleh Ditjen Perhubungan Udara.

“Setelah ditunjuk Key Person (Dirut) definitif yang ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa oleh pemegang saham maka DJPU akan melakukan evaluasi sesuai ketentuan dalam CASR 121 dan selanjutnya akan dilakukan update terhadap lampiran izin usaha angkutan udara serta list of key person (ACL/Authorization, Condition & limition) kepada Kementerian Perhubungan,” tuturnya.

Polana menambahkan, Ditjen Hubud memastikan dan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh Bandan Usaha Angkutan Udara (BUAU) sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *