Press "Enter" to skip to content

Saham Perusahaan Nikel Kompak Menguat, Menyusul Diberlakukannya Pelarangan Ekspor

JAKARTA – Harga saham perusahaan pertambangan nikel kompak menguat dan diminati investor asing pada sesi pertama perdagangan hari ini, sejalan dengan berlakunya pelarangan ekspor nikel mulai hari ini, Selasa (29/10/2019). Bahkan, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada sesi pertama perdagangan hari ini ditutup menguat hingga 6,20 persen menjadi Rp 3.770 per saham.

Saham Vale ini diminati investor asing dengan catatan nilai beli bersih Rp 67,04 miliar di pasar reguler. Hingga sesi pertama perdagangan hari ini, total volume saham Vale yang diperdagangkan sebanyak 73,92 juta saham. Nilai transaksi pada sesi pertama ini senilai Rp 278,75 miliar. Sedangkan, untuk total frekuensi sebanyak 7.789 kali.

Saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) juga menguat sebesar 4,95% menjadi Rp 212 per saham. Saham perusahaan nikel ini diminati investor asing dengan nilai beli bersih sebesar Rp 120,62 juta di pasar reguler. Saham Central Omega Resources diperdagangkan dengan volume sebanyak 120,6 juta saham dengan nilai transaksinya senilai Rp 26,07 miliar.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 6.591 kali. Saham perusahaan yang juga menggali nikel yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ikut naik sebesar 1,64% menjadi Rp 930 per saham. Saham perusahaan tambang plat merah ini diminati asing dengan nilai beli bersih Rp 10,32 miliar di pasar reguler. Adapun, total volume saham ANTM yang diperdagangkan hingga sesi pertama hari ini sebanyak 90,52 juta saham dengan nilai transaksi sebanyak Rp 84,67 miliar. Saham perusahaan ini diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 4.386 kali.

Pemerintah mempercepat penghentian ekspor biji nikel atau sore mulai hari ini. Padahal sebelumnya pemerintah bakal mulai melarang ekspor nikel pada 1 Januari 2020 sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 11 Tahun 2019. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *