Press "Enter" to skip to content

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia M Anis Matta mengatakan, pada awal tahun ini Indonesia mendapatkan sejumlah cobaan bencana alam. Bencana tersebut, telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, kerusakan infrastruktur dan lain-lain.

“Pada awal tahun ini, Indonesia mengalami cobaan berupa sejumlah bencana alam. Marilah kita berdoa agar Allah SWT melindungi kita dan memberi kekuatan bagi seluruh bangsa kita,” kata Anis Matta dalam dalam keterangannya, Senin (18/1/2021).

Cobaan tersebut, adalah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu, 9 Januari 2021. Sebanyak 21 orang tewas tertimbun longsor dan 19 orang lainnyayang masih dalam pencarian.

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), banjir mengepung Kota Banjarmasin sejak Kamis (14/1/2021). Banjir meluas dan semakin meninggi hingga 1 meter, karena hujan terus mengguyur. Akibatnya, banyak masyarakat yang mengungsi dan meningalkan rumah mereka.

Sementara itu gempa tektonik 6,2 SR terjadi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1/2021) telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang tidak sedikit.

Gempa Sulbar ini, dinilai merupakan gempa ulangan 1969 karena Mamuju Thrust yang masih sangat aktif, yang hingga telah menyebabkan 37 jiwa korban meninggal, puluhan korban luka-luka dan ribuan pengungsi.

“Secara khusus marilah kita mendoakan saudara-saudara kita di Mamuju – Sulawesi Barat, Banjarmasin – Kalimantan Selatan dan Sumedang agar tetap tabah. Kita juga doakan agar para petugas dan relawan diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” katanya.

Anis Matta berharap semua pihak bisa berkolaborasi dalam menghadapi krisis saat ini, termasuk dalam mengatasi cobaan bencana alam dengan tidak saling menyalahkan satu sama lain.

“Pada saat inilah, saat terbaik untuk kita berkonsolidasi sebagai bangsa untuk menghadapi krisis dan tantangan yang tidak ringan ini. Kita membutuhkan kerja sama dan kolaborasi dari semua elemen bangsa. Semoga Allah SWT selalu memberkahi Indonesia,” pungkas Anis Matta.

Pusat Komando
Sementara itu, Dewan Pimpinan Nasional Partai Gelora, melalui instruksi Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta, menetapkan Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai Pusat Komando Partai Gelora untuk penanganan dampak Gempa Sulbar.

Pada Sabtu (16/1/2021), Ketua Bangter V Partai Gelora Ahmad Faradis, direncanakan akan meresmikan secara langsung markas penanganan gempa Sulbar yang beralamat Jl. Pelita Tiga No.8, RT.001/RW.01, Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel.

Struktur Markas Komando Gempa Sulbar Blue Helmet Gelora Sulsel, dipimpin langsung oleh Syamsari Kitta, Ketua DPW Gelora Sulsel.

“Partai Gelora mengajak agar seluruh stakeholder untuk bekerjasama dalam penanggulangan dampak bencana gempa Sulbar ini,” kata Syamsari.

Blue Helmet Partai Gelora, merupakan sayap Bidang Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Partai Gelora. Ketua Bidang Yanmas Gelora Sulsel telah mengirimkan tim pendahuluan Blue Helmet pada Jumat (15/1/2021) melalui darat ke Malunda. untuk memetakan kondisi lapangan.

Malunda, adalah salah satu daerah di Kabupaten Majene yang terdampak paling parah dari gempa tektonik Sulbar. Wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Mamuju ini, merupakan salah satu daerah yang terdekat dengan episentrum gempa Sulbar kemarin. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *