Press "Enter" to skip to content

Sudah Berkorban Jiwa dan Raganya, Partai Gelora: Perawat Garda Terdepan dalam Merawat Kesehatan Masyarakat

JAKARTA – Partai Gelora Indonesia menilai peran perawat dalam menjalankan tugas saat pandemi Covid-19 ini, sungguh luar biasa. Apalagi, mereka telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk merawat kesehatan masyarakat Indonesia dari bahaya virus corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Ratih Sanggarwati dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021), dalm rangkaian memperingati Hari Perawat Nasional yang jatuh pada Rabu (18/3/2021) kemarin.

Sebab, menurut Ratih, perawat merupakan garda terdepan yang berinteraksi dengan pasien, termasuk juga ‘berperang ‘melawan Covid-19 secara langsung.

“Terima kasih yang sangat tulus kepada para perawat, yang sudah berkorban jiwa dan raga dengan berdiri di garda terdepan dalam menjalankan tugas menjaga dan merawat manusia Indonesia di seluruh penjuru tanah air,” katanya.

Sedang Biro Kesehatan Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia, Bambang Herawansyah, S.Kep menegaskan, peran perawat akan selalu dibutuhkan, sebelum atau sesudah ada pandemi Covid-19 saat ini.

“Peran Perawat akan selalu dibutuhkan sejak masa sebelum pandemi terjadi, apalagi saat pandemic Covid-19 masih terjadi. Karena perawat yang berinteraksi langsung dengan pasien, sebagai garda terdepan,” jelasnya.

Di sektor kesehatan, menurut Bambang, perawat memiliki porsi terbesar dalam jumlah tenaga medis, dan 90 % perawat adalah perempuan.

“Saya sebagai lulusan dari sarjana keperawatan (FIK UI), dapat memahami bagaimana teman-teman perawat yang bertugas di pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia mendapat cerita teman yang menjadi perawat di salah satu rumah sakit rujukan covid-19 di Jakarta, dimana saat bertugas harus memakai APD berlapis-lapis. Untuk bisa langsung minum ketika haus saja tidak mudah, harus melepas APD dulu atau harus menunggu kurang lebih 8 jam saat pergantian shift tugas.

“Itu baru hal minum, tentunya masih banyak tantangan yang dihadapi,” katanya.

Mereka bertugas dengan kondisi meninggalkan keluarganya, apalagi bagi perawat yang perempuan meninggalkan anak, semata-mata untuk merawat dan mengantarkan pasien kepada kesembuhan.

“Profesi mulia ini dan totalitas perawat dalam menjalankan tugas penuh resiko patut kita apresiasi,” ujarnya.

Partai Gelora berharap sebagai masyarakat yang tidak dalam posisi tersebut tentunya dapat juga berempati terhadap apa yang dirasakan oleh tenaga perawat.

“Salah satu hal kecil yang dapat kita lakukan adalah dengan disiplin menjalani protokol kesehatan 5M. Kita bisa ikut menurunkan jumlah penyebaran virus Covid-19 ini, sehingga menurunkan jumlah pasien yang harus dirawat di RS,” tambahnya lagi.

Karena itu, harapan perawat dan juga menjadi harapan semua pihak, yakni adalah berakhirnya pandemi Covid-19 ini secepatnya.

“Jadi kita dapat bersama-sama menjalani disiplin prokes 5M,” katanya.

Bambang menambahkan, Indonesia dengan potensi alam yang luar biasa, berbentuk negara kepulauan ini, sebenarnya sudah lebih mudah untuk mengurangi angka kejadian Covid-19.

Bentuk negara kepulauan, lanjutnya,menjadikan virus Covid-19 dari kota besar tidak mudah menyebar atau memasuki wilayah-wilayah terpencil.

“Dan dengan sumber daya alam luar biasa yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sehari-hari dapat meningkatkan imunitas penduduk Indonesia,” pungkas Bambang. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *