Press "Enter" to skip to content

Tanggulangi COVID-19, Politisi Golkar Ini Minta Pemerintah Maksimalkan Peran BUMN

JAKARTA – Anggota komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga mengatakan, dengan adanya 2 orang yang dinyatakan pemerintah positif COVID-19 atau virus corona dan bertambahnya suspect di berbagai daerah, maka pemerintah harus melakukan tindakan sangat serius dalam penanganannya.

“Pemerintah pusat dan daerah harus memaksimalkan tindakan preventif, bukan menunggu munculnya suspect baru bertindak. Salah satu cara efektif untuk tindakan preventif adalah dengan memanfaatkan peran BUMN dan anak cucunya yang tersebar di seluruh pelosok tanah air,” kata Lamhot kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Lanjut Anggota Fraksi Partai Golkar itu, semua rumah sakit yang dimiliki BUMN, harus menyediakan layanan khusus penanganan virus corona, jangan hanya berharap pada rumah sakit pemerintah saja.

“Rumah sakit BUMN harus menyediakan tanggap darurat, ruang isolasi, dan penanganan khusus untuk suspect dan yang dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, menurut Lamhot, BUMN juga harus dimaksimalkan perannya, khususnya untuk sosialisasi, dengan menjadikan semua area yang diakses masyarakat dilengkapi informasi corona.

“Hal yang bisa dilakukan antara lain adanya banner, leaflet dan videotron berisi konten terkait corona di semua kantor BUMN seperti Bank, transportasi, telekomunikasi, pegadaian, hotel, tempat wisata,” tuturnya.

Lamhot mencontohkan layar ATM Bank BUMN yang diisi sosialisasi penanganan corona dan sms dari Telkomsel juga dibroadcast untuk mengingatkan masyarakat cara hidup sehat.

Sedang untuk mendukung ketersediaan masker, hand sanitizer, dan kebutuhan pokok lainnya, masih menurut Lamhot, BUMN harus jadi ujung tombak. Genjot semaksimal mungkin produksi masker dan hand sanitizer dan wajib dijual dengan harga normal.

“Holding BUMN Farmasi harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Menteri BUMN Erick Tohir juga harus langsung memberikan perintah ke semua Direksi BUMN dan menindak mereka yang tidak melakukan upaya maksimal dalam penanganan virus corona ini,” pungkasnya. ***

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *